Love at First Sight “Part 6”

3 Apr

 

 

Title : Love at First Sight

Author : Park Hee Yeon

Cast : Choi Sooyoung,Onew”shine” & Luna”f(x)”

Cameo : Choi Siwon & Tiffany

Genre : Romantic

I got you babe, I call,
I call it chocolate love
Neoreul wonhae, gajilrae
Dalkom dalkom oh chocolate love

“yeobosoyo” ucapku

“mwoo?? Baiklah aku akan segera kesana” plip . aku menutup teleponku dan langsung pergi mencari taksi . aku sungguh tidak percaya apa yang kudengar .aku pun mengurungkan niatku untuk bertemu dengan jinki dan memutuskan pergi ke rumah sakit. Didalam taksi aku benar-benar tidak tenang , perasaanku sangat tidak karuan.

Hari ini Jinki tidak bisa menemuiku karena dia ada acara dadakan untuk syuting salah satu produk untuk iklan. Dia syuting tidak sendiri melainkan bersama Siwon oppa , Luna, dan Juga Tiffany. Tadi yang menelponku adalah siwon oppa.

“Yeobosoyo” ucapku.

“Sooyoung kau ada dimana?” ucap siwon panik.

“hmm aku ada di depan dorm shinee , aku mau bertemu dengan jinki. Oppa kenapa bicaranya panik seperti itu” ucapku heran.

“kau cepat kerumah sakit , jinki mengalami kecelakaan” ucap siwon

“apa? Kecelakaan? Bagaimana bisa? Ucapku dan tak sadar aku langsung meneteskan air mata karena tidak percaya akan berita yang diucapkan oleh siwon oppa.

“sudahlah nanti saja aku ceritakan , lebih baik sekarang kau pergi menuju rumah sakit harapan sekarang.” Ucap siwon .

“nde, aku akan segera kesana” plip aku langsung menutup telponnya dan langsung pergi menuju rumah sakit.

Tidak lama kemuadian akupun sampai di rumah sakit harapan tanpa basa-basi aku pun langsung menuju lantai 4 rumah sakit itu . karena pada saat aku ditaksi siwon oppa memberi tahuku lewat sms  kamar dimana jinki dirawat. Pada saat aku sampai dilantai 4 ternyata diluar ruangan sudah ada siwon oppa , tiffany dan manager mereka . Pada saat aku tiba di depan mereka tiffany yang sedang menangis langsung memelukku.

“hmm kau kenapa fany ? bagaimana keadaan jinki? Ucapku yang tak sadar akupun telah menangis.

“hmm jinki tak apa-apa, tapi luna..” ucap fany yang tak sanggup menceritakan kejadian yang sebenarnya.

“apa maksudmu? Tadi oppa bilang jinki kecelakaan” ucapku tak sabar ingin mendengarkan berita yang sesungguhnya . aku benar-benar bingung . Tiba-tiba siwon oppa merangkulku dan tifanny. Oppa mengajak kami berdua duduk agar pembicaraannya lebih enak .

“Youngie-ah , sebenarnya yang kecelakaan itu luna” ucap siwon.

“mwoo? Bukankah tadi oppa bilang kalau jinki yang kecelakaan” ucapku yang bertambah heran.

“awalnya aku pikirpun seperti itu , tapi ternyata aku salah. Yang celaka malah luna” ucap siwon.

“aku sungguh tak mengerti maksud oppa” ucapku

Oppa pun bercerita tentang kejadian yang sebenarnya . ternyata pada saat mereka sedang melakukan syuting iklan itu , tiba-tiba ada lampu kamera yang jatuh. Semuanya berfikir yang tertimpa lampu itu adalah jinki, karena jinki tepat berada di bawah lampu itu , tapi pada saat semua kru mendekat entah mengapa malah luna yang sudah tergeletak dan bersimbah darah . pada saat kami menuju rumah sakit , jinki menjelaskan . bahwa luna sempat berteriak kepada jinki tapi jinki tidak mendengar teriakan luna. Akhirnya luna pun mendorong jinki dari tempat kejadian dan sialnya malah luna yang tertimpa lampu itu .

“lalu bagaimana keadaan luna sekarang?” ucapku yang sedikit lega karena bukan jinki yang kecelakaan tapi aku juga tidak tega pada luna, aku ingin sekali berterima kasih padanya.

“hmm tadi dokter bilang dia sudah sadar dan yang boleh melihat hanya 2 orang. Berhubung aku harus menemani fany jadi yang didalam hanya ada jinki.” Ucap siwon oppa.

“ouh begitu, bolehkah aku menjenguknya oppa?” ucapku

“baiklah, lebih baik memang begitu” ucap siwon.

Akupun memutuskan untuk pergi ke kamar dimana luna terbaring, dari luar pintu aku melihat sepertinya mereka berdua sedang membicarakan hal yang cukup serius. Awalnya aku mengurungkan niatku untuk masuk karena aku takut mengganggu mereka berdua , tapi aku tidak dapat membohongi perasaanku kalau aku sangat cemburu melihat mereka berdua . memang terlihat sangat egois tapi aku benar-benar mencintai jinki. Akhirnya akupun membuka pintu kamar luna secara perlahan tanpa mereka sadar kalau aku sudah ada didalm kamar . pada saat aku ingin mendekat , aku tak sengaja mendengarkan pembicaraan mereka.

“luna bagaimana keadaanmu?” ucap jinki cemas .

“aku tidak apa-apa oppa , aku baik-baik saja. Hanya saja kakiku sedikit sakit” ucap luna yang terlihat sekali sangat kesakitan.

“jeongmal mianhae luna , gara-gara aku kau jadi seperti ini . harusnya saat ini aku yang terbaring disini bukannya kau” ucap jinki penuh rasa sesal.

“sudahlah oppa , ini hanyalah kecelakaan . lagipula aku kebetulan ada di dekat oppa kalau bukan aku pasti orang itu juga akan melakukan hal yang sama” ucap luna sambil tersenyum.

“tapi tetap saja , harusnya kau tidak melakukan itu aku..” tiba-tiba jinki berhenti bicara karena luna menutup mulut jinki dengan bibir mungilnya .

“sarangahae oppa” ucap luna saat melepaskan ciuman itu kepada jinki.

Aku yang melihat kejadian itu hanya bisa menangis , ingin sekali rasanya aku teriak tapi apa daya mulutku seperti terkunci rapat . tiba-tiba aku tidak sengaja menyenggol vas bunga yang ada di dekat pintu. *pranggg … luna dan jinki kaget dan langsung melihat dimana bunyi sumber suara itu. Aku yang memecahkan vas itu masih berdiri tak percaya dengan apa yang aku lihat, aku hanya bisa menangis tanpa bisa melakukan apa-apa.

“youngie-ah kau .. sejak kapan ?” ucap jinki kaget melihat gadis yang dia cintai itu dalam keadaan yang sangat buruk.

“eonni , ahh eonni aku..” ucap luna yang juga kaget melihat keadaanku ynag benar-benar sangat tidak karuan.

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan , aku hanya bisa terdiam . sejenak ruangan itu menjadi sangat sepi . luna , jinki dan aku sama-sam terdiam. Akhirnya aku memutuskan untuk memecahkan keheningan. Aku mulai mendekati mereka berdua .

“bagaimana luna keadaanmu? Kau baik-baik saja kan? “ ucapku sambil menyembunyikan perasaanku yang sebenarnya.

“ahh nde eonni aku baik-baik saja” ucap luna sambil tersenyum getir.

“hmm sejak kapan kau ada disini” ucap jinki to the point.

“eonni maafkan aku , aku benar-benar tidak bermaksud” ucap luna menyesal.

“hmm maksudmu apa luna ? aku sungguh tidak mengerti, aku malah ingin sekali berterimakasih padamu karena kau telah menyelamatkan jinki” ucap youngi bohong.

“hmm tapii , emangnya eonni?” ucap luna bingung.

“aku baru saja disini, tadi pada saat aku membuka pintu. Aku terburu-buru makanya aku tak sengaja memecahkan vas bunga. Mainhae luna” ucapku sambil tersenyum.

“iya tak apa-apa eonni , aku sungguh berterima kasih kau mau menjengukku” ucap luna.

“nde, luna . semoga kau cepat sembuh ya. O’ya aku tak bisa lama-lama disini karena tadi aku di telepon taeng untuk cepat kembali ke dorm.” Ucapku yang benar-benar ingin pergi dari tempat itu sekarang.

“hmm baiklah eonni, sekali lagi gomawo telah mau menjengukku” ucap luna tersenyum.

“aku juga pamit luna, aku ingin mengantar youngie” ucap jinki tiba-tiba.

“mwoo? Kau ini apa-apaan jinki . kau yang membuat luna seperti ini harusnya kau bertanggung jawab” ucapku.

“tapi aku ingin mengantarmu” ucap jinki tak mau kalah.

“sudahlah lebih baik kau disini saja, aku tidak apa-apa pulang sendiri. Lagipula aku bukan anak kecil. Luna lebih membutuhkanmu. Baiklah aku pamit dulu. Annyeong” ucapku cepat lalu aku pergi meninggalkan mereka berdua. Pada Saat aku keluar ruangan aku langsung menangis sejadi jadinya . aku sudah tidak bisa lagi menahan rasa sakit ini . Siwon oppa dan Fany hanya bisa melihatku bingung . Mereka tidak mengerti kenapa aku keluar dari kamar luna langsung seperti itu. Akupun langsung berlari menuju luar rumah sakit , aku sama sekali tidak pamit pada siwon oppa dan fany karena pikiranku benar-benar sangat kacau . aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.

*****

Sudah dua minggu aku tak bertemu dengannya , sebenarny beberapa hari ini dia selalu mengajakku bertemu . tapi entah mengapa aku masih tidak bisa melupakn kejadian itu. Kejadian itu masih terekam jelas dipikiranku. Tapi hari ini aku sudah mengajaknya bertemu setelah aku berfikir dengan matang-matang aku sudah berfikir untuk membereskan semua masalah ini. Aku juga mengajak luna untuk bertemu di taman tempat kami biasa bertemu.

Akupun pergi menuju taman untuk menemui mereka , ternyata mereka sudah sampai terlebih dahulu. Akupun langsung mendekati mereka tanpa membuang-buang waktu.

“annyeong haseyo” ucapku kepada mereka berdua .

“annyeong eonni” balas luna tapi jinki hanya terdiam . iya seakan tahu apa yang akan kulakukan hari ini kepada mereka berdua . iya ini adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidupku. Akupun langsung duduk diantara mereka.

“kalian sudah lama menunggu disini?” ucapku basa-basi . karena aku bingung harus mulai darimana.

“hmm lumayan eonni , ada apa eonni memanggilku kesini?” ucap luna polos.

“hmm ada sesuatu yang ingin aku katakn pada kalian berdua” ucapku/

“sudahlah kau tidak perlu basa-basi lagi. Aku masih ada acara dengan shine . kalau tidak ada yang penting lebih baik aku pamit.” Ucap jinki ketus.

“baiklah kalau itu yang kau inginkan , aku ingin kita mengakhiri hubungan kita” ucapku to the point.

“mwoo? Apa maksudmu? Kau jangan bercanda youngie” ucap jinki .

“aku sedang tidak bercanda jinki, kau yang minta aku tidak basa-basi kan? Oleh karena itu aku langsung menyampaikan maksudku” ucapku dingin.

“eonni kau ini kenapa? Apa semua ini gara-garaku?” ucap luna sambil menangis.

“aku sungguh tidak mengerti apa yang ada dipikiranmu soo, kau tiba-tiba ingin memtuskan hubungan kita yang sudah hampir berjalaan 9 bulan, kau pikir bisa semudah itu memutuskan hubungan ini” ucap jinki tidak terima.

“hmm jangan menangis luna , sungguh ini bukan karenamu” ucapku sambil menenangkan luna.

“lalu kenapa eonni ingin mengakhiri hubungan eonni dengan onew oppa” ucap luna.

“hmm aku mengambil keputusan ini karena aku memang sudah tidak cocok dengan jinki” ucapku.

“mwoo? Maksudmu apa soo? Ucap jinki langsung memegang kedua pundakku.

“aku serius jinki , aku ingin mengakhiri hubungan ini. Aku tidak tahan dengan kesibukan shine minggu-minggu ini . kita sudah jarang sekali bertemu . aku benar-benar tidak tahan” ucapku sambil menangis.

“Kau bohong soo , jangan membohongiku seperti ini” ucap jinki dengan nada marah . aku dan luna pun benar-bnar kaget . karena jinki tidak pernah semarah ini.

“Aku tidak sedang berbohong jinki , aku ingin mengakhiri hubungan ini” ucapku menegaskan.

“baiklah kalau itu maumu” ucap jinki dia melepaskan tangan dipundakku lalu iya berdiri dan berniat pergi. Tapi pada saat dia akan pergi aku mencegahnya dengan memegan tangannya,

“tunggu dulu, aku belum selesai” ucapku

“tidak ada lagi yang perlu dibicarakan” ucap jinki dan kemudian dia langsung pergi meninggalkanku dan luna.

Aku hanya terdiam melihat reaksi jinki yang seperti itu , aku benar-benar tidak mengerti dengan pikiranku sendiri . tiba-tiba luna menyadarkanku dari lamunanku.

“eonni , apa kau baik-baik saja?” ucap luna yang sedang menghapus air mataku.

“nde , aku tak apa-apa” ucapku

“luna apakah kau mau berjaniji satu hal padaku” ucapku dan aku menatap luna tajam.

“nde, eonni . apa itu?” ucap luna

“tolong jaga jinki baik-baik” ucapku .

“mwoo? Apa maksud eonni? Jadi benar eonni memutuskan hubungan eonni dengan onew oppa karenaku?” ucap luna bingung.

“hmm anioo luna , kau jangan berpikiran seperti itu , hanya saja aku merasa kau pantas untuk menjaga jinki . karena hanya kau yang aku percaya untuk menjaganya . kau mau berjanji kan?” ucapku cemas karena aku takut luna menolaknya , apabila luna menolaknya berarti usahaku hanya akan menjadi sia-sia.

“hmm nde eonni, aku akan berjanji untuk menjaga onew oppa” ucap luna sambil berusaha tersenyum.

“gomawo luna , kau sungguh wanita yang sangat baik . akan kupegang janjimu” ucapku sambil tersenyum.

“baiklah eonni sepertinya aku harus pergi , karena hari ini aku ada latihan bersama f(x)” ucap luna.

“hmm iya kau pergilah , tapi aku punya satu permintaan lagi” ucapku

“mwo? Apa iti eonni?”

“tolong jangan ceritakan masalah ini pada siapapun , cukup aku dan kamu yang tahu” ucapku.

“nde eonni , aku berjanji. Kalau begitu aku pergi dulu annyeong eonni” ucap luna lalu pergi meninggalkanku.

Aku masih berdiam di taman , entah aku harus senag ataupun sedih yang jelas keputusan itu tidak salah menurutku . ini yang terbaik untukku , jinki dan luna.

#Flashback end~

*****

Tiba-tiba aku merasa ada seseorang yang sedang memegan pipiku .

“kau tidak apa-apa youngie?” ucapnya cemas

Sooyoung POV end~

ToBeCont…..

Advertisements

3 Responses to “Love at First Sight “Part 6””

  1. Sooyoungster April 9, 2011 at 10:39 am #

    siapa itu yg megang pipinya youngie??

  2. icha August 9, 2011 at 8:46 am #

    oooooo
    jadi gitu,,,,
    aaaa,,, kasian deh,,,,
    >o<

Trackbacks/Pingbacks

  1. Love at First Sight “Part 14″ « MYNAMEISEKA - January 2, 2012

    […] | 1 | 2 | 3 | 4| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |13 […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: